November 17, 2019
  • 5:41 pm Vivo 17 Pro Landing Siap Meluncur di Indonesia, Ini Bocorannya!
  • 2:32 pm Cara Menentukan Premi Asuransi Jiwa agar Efisien
  • 8:00 pm 3 Perilaku Posesif Membuat Pasangan Merasa Terkekang
  • 7:49 pm Alex Rins Kalahkan Marquez di Garis Finish Moto GP Inggris
  • 7:34 pm Malaysia Perbolehkan Layanan Roda Dua Go-Jek Beroperasi

Persiapan untuk masa depan juga harus mempertimbangkan risiko yang bisa saja terjadi. Anda harus memperhatikan banyak hal terkait risiko tersebut, termasuk risiko finansial. Salah satu pertanggungannya risiko tersebut adalah asuransi jiwa. Dana pertanggungan tersebut berasal dari premi yang sudah dibayarkan nasabah. Agar jumlahnya sesuai kebutuhan, premi haruslah efisien.

Tips Menentukan Premi Asuransi yang Efisien

Bagaimanapun juga, pemenuhan kebutuhan adalah yang terpenting di atas keinginan. Jadi, pemilihan produk asuransi jiwa juga harus tepat jika ingin pertanggungannya tepat. lebih dari itu, penentuan jumlah premi juga harus efisien agar setiap jenis pertanggungan dapat terpenuhi dengan baik. Berbagai cara ini saya lakukan untuk menentukan premi asuransi saya saat itu.

  1. Mengidentifikasi Kebutuhan

Kebutuhan memang harus diutamakan karena bersifat pokok dan harus terpenuhi dengan baik. Dalam menentukan premi asuransi jiwa, saya juga mengutamakan mengidentifikasi terlebih dahulu. Identifikasi kebutuhan ini dimulai dari komponen yang terpenting.

Cara ini sangat penting agar setiap kebutuhan bisa dipenuhi dengan baik. Tentukan jenis pertanggungan yang benar-benar dibutuhkan. Anda bisa berkonsultasi dengan pihak perusahaan agar dapat lebih mudah dalam menentukan jumlah premi sesuai arahan yang diberikan.

  1. Melengkapi Jenis Pertanggungan

Tips kedua yang harus dilakukan untuk menentukan premi yang efisien adalah melengkapi jenis pertanggungan. Jika sebelumnya sudah ditentukan kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi dengan menentukan jenis pertanggungannya, kali ini Anda harus mengecek ulang. Pastikan bahwa setiap kebutuhan pertanggungan tersebut sudah lengkap. Jika belum, maka lengkapilah.

Beberapa jenis pertanggungan yang dibutuhkan dari asuransi jiwa adalah terkait biaya pemakaman, perawatan, pemeriksaan, tindakan medis, dana tunai untuk keluarga tertanggung, dan sebagainya sebagai manfaat tambahan. Dari beberapa poin itu, Anda bisa membuat rinciannya lagi sesuai risiko yang kemungkinan dialami agar preminya tepat guna saat terjadi klaim.

  1. Mempertimbangkan Masa Pembayaran

Setiap produk asuransi pasti mempunyai syarat dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan asuransi. Oleh karena itu, bacalah terlebih dahulu syarat masa pembayaran dalam produk yang akan dipilih. Pastikan semuanya sesuai dengan kemampuan finansial. Jadi, Anda harus mencari produk asuransi jiwa yang masa pembayarannya sesuai dengan kemampuan finansial.

Tujuannya agar pembayaran premi bisa lancar sampai akhir masa pembayaran tersebut. Berdasarkan pengalaman, saya membayar premi dengan lancar karena penentuan masa pembayaran yang tepat.

Biasanya, dilakukan penghitungan total premi dengan disertai pembuatan simulasi pembayaran premi yang nilainya sesuai dengan kesanggupan nasabah. Melalui simulasi tersebut dapat diketahui lama pembayaran premi oleh nasabah yang bersangkutan.

  1. Menyesuaikan dengan Kemampuan Finansial

Kemampuan finansial juga harus dipertimbangkan dan berkaitan dengan tenor asuransi yang sudah dibahas sebelumnya. Anda harus mengetahui kemampuan finansial dengan baik. Pembuatan pos dana dari setiap aspek kebutuhan bisa menjadi solusinya. Anda bisa membuat skema alokasi dana untuk mengetahui range dana yang bisa digunakan untuk membayar premi asuransi.

Metode Penghitungan Premi

Setelah mengetahui tips menentukan premi agar efisien, kini saatnya mengetahui metode penghitungan premi asuransi yang baik. Penghitungan ini diperlukan agar mendapatkan jumlah yang tepat untuk dana pertanggungan nantinya. Beberapa metode berikut ini bisa dipahami.

  1. Human Life Value

Metode ini berfungsi menghitung uang pertanggungan yang akan diperoleh dari asuransi jiwa. Uang pertanggungan mutlak dihitung menurut pendapatan bulanan dikalikan lama dana tersedia untuk menopang hidup, tanpa memperhitungkan faktor bunga atau tambahan investasi.

Setelah diketahui total jumlah premi tersebut, proses berikutnya adalah menempatkan semua dana tersebut pada setiap jenis pertanggungan yang akan diperoleh. Jadi, kebutuhan yang sudah ditetapkan sebelumnya menjadi dasar penentuan total premi.

  1. Income Based Value

Metode penghitungan premi asuransi berikutnya adalah income based value. Cara penghitungannya adalah sama dengan metode sebelumnya, hanya saja memperhitungkan faktor bunga dan manfaat asuransi.

Dengan demikian, diperoleh kesanggupan lebih besar dalam menentukan total premi untuk memberikan dana pertanggungan. Akan tetapi, perkiraan ini tidak bisa tepat 100% karena terdapat faktor risiko lain lagi, seperti risiko investasi dan naik turunnya bunga.

  1. Financial Needs Based Value

Metode penghitungan premi yang terakhir adalah financial needs based value. Besaran uang pertanggungan berkisar minimal sama dengan besarnya uang kebutuhan tertentu saat ini dikalikan 150%. Untuk uang pertanggungan maksimal, terdapat perkiraan uang kebutuhan tertentu di masa yang akan datang (future value) dikalikan 80%.

Metode yang satu ini mutlak dikombinasikan dengan investasi yang dilakukan, baik dalam periode bulanan, maupun tahunan, untuk mendapatkan kebutuhan keuangan di masa mendatang dari kebutuhan keuangan itu. Nilai tambahan dari investasi ini memang terbilang menjanjikan.

Metode ini bisa dipakai oleh nasabah yang penghasilan bulanannya sangat besar. Pasalnya, metode ini menghasilkan total premi yang sangat besar dengan perolehan manfaat yang besar pula. Hal ini juga sesuai dengan kemungkinan penerimaan risiko bahwa nasabah yang berpenghasilan besar juga membutuhkan pertanggungan risiko lebih besar.

Sequis, Solusi Asuransi Jiwa yang Tepat

Banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih suatu produk asuransi jiwa. selain mempertimbangkan perusahaan asuransi sebagai penyedianya, premi merupakan komponen utama asuransi jiwa yang harus dipikirkan masak-masak. Pasalnya, jumlah premi menentukan perolehan manfaat dan kelancaran pembayaran sampai habis masanya.

Sebagai perusahaan penyedia asuransi yang sudah berpengalaman, Sequis mengerti kebutuhan masyarakat. Pihaknya menyediakan asuransi jiwa dengan fasilitas lengkap dan masa pembayaran premi yang tidak terlalu singkat. Semua produknya juga mempunyai jenis pertanggungan yang lengkap dan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial.

Produk Asuransi Life Plan 100 sangat membantu nasabah karena memberikan perlindungan asuransi jiwa sampai nasabah berusia 100 tahun. Asuransi ini juga dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan dengan kelengkapan fasilitas yang terjamin.

Dengan masa pertanggungan sampai nasabah berusia 100 tahun, Q Smart Life menyediakan masa pembayaran premi selama 10 tahun dan 20 tahun. Financial Smart Life juga menyediakan masa pembayaran premi yang tidak singkat yaitu 10 tahun. Uang pertanggungannya sampai Rp250.000.000,00 dengan nilai premi sampai Rp2.500,00 setiap harinya.

Q Life Legacy juga memberikan masa perlindungan sampai 100 tahun dengan nilai premi yang tetap sampai pada akhir masa pembayaran. Nasabah menentukan masa pembayaran premi sendiri sesuai kemampuan karena tidak ada batas minimal dari perusahaan.

Selain menyediakan berbagai produk asuransi jiwa seumur hidup (whole life) tersebut, Sequis juga menyediakan produk asuransi jiwa berjangka (term life). Terdapat dua jenis produk asuransi jiwa berjangka dari Sequis.

Salah satunya adalah Protection Cash Back yang mempunyai masa pembayaran premi mulai dari 5 tahun. Masa pertanggungan asuransi ini sampai 20 tahun dengan nilai premi mulai Rp4.200,00 setiap harinya. Produk berikutnya adalah Sequis Dana Rencana yang memberikan persiapan untuk dana lainnya, seperti dana haji atau dana pensiun.

Melalui berbagai penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa penentuan premi sangat erat kaitannya dengan perolehan manfaat. Agar perolehannya optimal, Anda harus mampu menentukan premi yang efisien. Ketepatan ini akan mengefektifkan persiapan dana dan juga pemakaiannya akan sesuai kebutuhan. Jadi, gunakan berbagai pertimbangan dan utamakan kebutuhan.

admin

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT